PMK Belum Selesai, Muncul Wabah Penyakit Baru Pada Hewan Ternak

Editor: Rharya Saputra - Senin, 30 Mei 2022 | 18:01 WIB

SariAgri - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan (DKPPP) Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, menemukan jenis penyakit lain yang menyerang hewan ternak sapi.

Jenis penyakit yang ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas yaitu Bovine Ephemeral Fever (BEF).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPPP Pamekasan Slamet Budi Harsono menjelaskan, jenis penyakit tersebut sering juga disebut sebagai Demam Tiga Hari.

Penyakit ini dipacu oleh vektor serangga pembawa virus, seperti nyamuk dan lalat, dengan kemampuan untuk menyebarkan penyakit sejauh 2 kilometer dan virus tersebut memiliki masa inkubasi selama tujuh hari.

Jenis penyakit BEF itu bersifat akut, dengan angka kesakitan atau morbiditas sebesar 80 persen, namun angka kematian tergolong rendah yakni antara 1 hingga 2 persen.

Meskipun jenis penyakit ini hanya berlangsung selama tiga hari, akan tetapi dapat membuat sapi tak sanggup berdiri selama 1 bulan. Sehingga bisa menurunkan produktivitas dan aktivitas ternak sapi.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, MUI Siapkan Fatwa Hewan Kurban yang Terpapar PMK
Apakah Daging Sapi Terjangkit PMK Masih Aman Dikonsumsi?

VIDEO LAINNYA